DISKUSI ONLINE: CARA BARU MENINGKATKAN IMMUNE SYSTEM DI ERA PANDEMI COVID-1

DISKUSI ONLINE: CARA BARU MENINGKATKAN IMMUNE SYSTEM DI ERA PANDEMI COVID-19 (Memperkenalkan berbagai hasil riset neuroscience dan positive psychology dalam meningkatkan immune system) Sabtu, 19 September 2020, Pukul 1600-1800 (melalui Zoom)

Dimoderatori oleh Jonminofri Nazir, penulis, dosen, dan mantan wartawan.

Bersama:

1. M. Jojo Rahardjo (16:1016:20) Penulis buku: RESILIENCE, Tetap Tangguh di Masa Sulit

2. Satrio Arismunandar (16:2016:30) Penulis buku, esais, praktisi media, dosen ilmu komunikasi, mantan jurnalis Pelita, Kompas, Media Indonesia, dll, pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

3. dr. Tiur Sihombing (16:3016:40) Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa di RSKD Duren Sawit dan RS Columbia Asia.

4. Dr. Nur Arif, MSc. (16:4016:50) Lecturer di Tohoku University, Biomedical Sciences (16:4016:50) 5. Sesi tanya jawab pukul 17:00 – 1800

Angka positif COVID-19 terus bertambah di Indonesia, namun jika kita lihat angka-angka di Wordometers.info, posisi Indonesia malah cukup “bagus” dibanding beberapa negara maju sekalipun. Namun demikian kita harus tetap prihatin dengan terus bertambahnya angka positif dan angka kematian di Indonesia.

Apalagi WHO dan Kementerian Kesehatan sudah mengingatkan adanya gelombang stres atau depresi karena adanya pandemi COVID-19 ini. Kita tahu stres atau depresi mengakibatkan turunnya produktivitas, karena kecerdasan menurun, kemampuan menemukan solusi menurun, kreativitas dan inovasi juga menurun, dan yang paling penting adalah immune system juga menurun. Termasuk juga kecenderungan pada kebajikan juga ikut menurun.

Pemerintah sudah berkampanye tentang protokol kesehatan, gencar sekali. Meski demikian pemerintah nampaknya memang terus menyeimbangkannya dengan kegiatan ekonomi yang harus tetap berjalan.

Mungkin tak banyak yang tahu, bahw ada yang belum terlalu digencarkan oleh pemerintah dan banyak pihak, yaitu kampanye tentang bagaimana meningkatkan immune system. Kalau pun ada, itu hanya tentang cara meningkatkan immune system yang semua orang sudah banyak tahu sejak lama. Padahal sebenarnya ada cara baru untuk meningkatkan immune system yang ditemukan oleh para ahli neuroscience dalam 3 dekade terakhir ini.

Itu sebabnya kita perlu berkumpul untuk mendiskusikan apakah ada CARA BARU MENINGKATKAN IMMUNE SYSTEM DI ERA PANDEMI COVID-19.

Diskusi itu juga sekaligus untuk membahas sebuah buku yang ditulis baru-baru ini oleh M. Jojo Rahardjo dan istri, Desny Zacharias bulan Maret lalu.

Buku itu diberi kata pengantar oleh Denny JA, seorang konsultan politik dan editornya adalah Jonminofri Nazir, seorang mantan wartawan beberapa media terkenal seperti Neraca, Warta Ekonomi dan Kontan.

Isi buku itu adalah kumpulan hasil riset para ahli neuroscience atau positive psychology selama 3 dekade terakhir.

Mengapa buku itu berjudul RESILIENCE, Tetap Tangguh di Masa Sulit? Karena isi buku ini bukan hanya ditujukan untuk melewati masa pandemi ini saja, tetapi untuk masa normal nanti. Mereka yang menginginkan otaknya lebih cerdas, lebih kreatif, inovatif, penuh solusi, tahan stres, depresi, dan tubuhnya lebih sehat bisa memanfaatkan buku ini di segala situasi.

Sekali lagi, buku itu berisi kumpulan hasil riset para ahli neuroscience atau positive psychology.

Komunitas Membangun Positivity.


Diskusi dibuka oleh moderator Jonminofri Nazir dengan sebuah peribahasa: banyak jalan menuju Roma, banyak jalan menuju immune system. Ada cara menurut medis sebagaimana dianjurkan oleh dunia kedokteran dan pemerintah. Ada juga cara local wisdom, seperti jamu, atau menghirup uap minyak kayu putih. Sementara itu ada juga cara baru yang belum terlalu banyak orang tahu dan perlu kita bahas dalam diskusi online ini.

Moderator Jonminofri juga menyampaikan data terbaru tentang jumlah mereka yang hari itu dinyatakan positif COVID-19, yaitu pada tanggal 19 September 2020 pukul 1200 adalah 4.168 orang. Ini tentu angka yang mengkuatirkan kita semua.

Diskusi saat pertama kali dibuka diikuti sekitar 30an peserta hingga 38 peserta dan lalu berakhir dengan 34 peserta. Di bawah ini adalah beberapa point yang disampaikan oleh beberapa pembahas.


Lebih jauh lagi mengenai diskusi ini, silakan kunjungi Komunitas Membangun Positivity: https://facebook.com/membangunpositivity

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *