Jangan Panik karena COVID-19; Pahami Angka-angkanya

Sejak desember 2019 lalu, sejak pertama kali Covid-19 merebak di Cina ada 80.000 orang yg positif terkena. WHO yg menyebut penyakit ini dengan nama Covid-19, Corona Virus Desease 2019.

77.000 (96%) dari penderita penyakit ini berada di Cina. Sisanya berada di negeri lain. Dari seluruh penderita itu 80% adalah kasus ringan. 14% moderate. Dan hanya 5% yg kritis. Angka kematian untuk Covid 19 cuma sekitar 3%. Sementara itu SARS yg terjadi beberapa tahun lalu sekitar 10%. MERS lebih besar lagi, yaitu sekitar 35%.

Ini yang patut diketahui, yaitu mereka yang kritis dan kemudian tewas kebanyakan berusia di atas 50 tahun. Mereka yg berumur di bawah 50th hanya terancam tewas sebesar 0,2%. Jadi yg tewas itu para orangtua yg memang daya tahan tubuhnya lemah.

MANA YANG LEBIH BERBAHAYA, COVID-19 ATAU PENYAKIT LAIN?

(Sebagai contoh) di tanggal 10 februari 2020 lalu, ada 108 orang tewas karena Covid-19 di Cina. Itu dalam satu hari saja. Nampak banyak, bukan? Tapi anda tahu berapa yg tewas karena kanker di seluruh dunia hari itu juga?  26.283. Ternyata lebih banyak ya? Lalu 24.641 juga tewas karena penyakit jantung. 4.300 tewas karena diabetes.

Angka-angka itu bisa dicek dengan Googling.

BAGAIMANA MENGHINDARI COVID 19 INI? 

Kita perlu memahami bagaimana virus ini menular. Melalui cairan yg keluar dari mulut atau hidung saat penderita bersin atau batuk. Cairan ini bisa dipindahkan oleh tangan kita ke wajah lalu ke mata, mulut dan hidung. Misalnya dari benda-benda di tempat umum. Jadi hindari pegang benda2. Bawa cairan antiseptik untuk tangan anda. Atau yang lebih efektif adalah cuci tangan anda dengan sabun selama 50 detik.         

Masker hanya untuk mereka yg sudah menjadi penderita. Kenapa? Supaya mereka tak menularkan virusnya ke orang lain. 

Mestinya setelah kita mengetahui angka-angka ini kita tak perlu panik dan berbuat yg aneh-aneh seperti memborong masker atau makanan. Apalagi memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat untuk membuat fitnah atau hoax untuk tujuan politik yg sempit (ini bisanya dilakukan oleh politisi ya – semoga mereka kembali ke jalan yg benar). 

Salam sehat, salam positivity.

M. Jojo Rahardjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *