Meme

Kumpulan Meme Positivity

Media sosial, seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, dll, semakin hari semakin diisi oleh berita kematian orang yang kita kenal, teman dekat, saudara, bahkan keluarga sendiri karena pandemi COVID-19. Di awal pandemi fenomena ini belum muncul.

Ini terjadi di seluruh dunia, bahkan ada negeri-negeri maju yang tingkat kematiannya lebih tinggi dari Indonesia (total kematian per 1 juta penduduk). Ada Amerika, Inggris, Spain, Italy, Perancis, dan lain-lain. Sementara itu Indonesia di urutan 109 dari 220 negara di dunia (Worldometers).

Mungkin saat pandemi COVID19 ini nanti berakhir, korban tewas tak mencapai 50 juta orang seperti pada saat pandemi Spanish Flu di tahun 1918-1920. Saat ini angka kematina hampir mencapai 2 juta orang. Berapa pun yang akan tewas, tentu itu tetap saja terlalu banyak.

Kita punya 3 strategi untuk menghadapi (melalui) pandemi ini: 1. Menjalankan protokol kesehatan, 2. Vaksinasi, 3. Menjaga agar immune system kita selalu dalam tingkat yang bagus.

Sayangnya tak terlalu terlihat strategi nomor 3 (menjaga immune system) dilaksanakan dengan gencar. Diskusi mengenai topik ini terlihat jarang dan terlihat asal-asalan dibandingkan topik lainnya seputar COVID-19.
Meningkatkan immune system dengan meditasi hanya salah satu yang ditemukan oleh berbagai riset ilmiah. Ada beberapa kegiatan utama lainnya yang juga ditemukan oleh riset ilmiah dan sudah didefinisikan ulang agar bisa dipraktikkan dengan efisien untuk meningkatkan immune system.
Sesuatu yang baru memang tidak mudah diterima masyarakat.
BERSYUKUR bisa memiliki bentuk yang bermacam-macam. Ini salah satunya.

BERSYUKUR selama ini lebih sering dianggap hanya satu bentuk ibadah yang diajarkan oleh banyak agama di dunia. Mereka yang mudah bersyukur terlihat lebih arif atau lebih baik. Siapa sangka para ilmuwan telah menelitinya bertahun-tahun dan menemukan bahwa kegiatan bersyukur mampu merubah otak untuk berfungsi menjadi lebih baik.

Dr. Robert Waldinger at his West Newton home with wife Jennifer Stone, directs the Harvard Study of Adult Development, the longest study of physical and mental well-being among adults. We interview him for a piece on the longevity of the study, which is part of the four-article Aging Series. Rose Lincoln/Harvard Staff Photographer

Jpeg

Kumpulan Meme Action for Happiness

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *